“PARASID” DALAM UPAYA MENUMBUHKAN JIWA “SMART” DI ERA DIGITAL

https://doi.org/10.31002/cspe.v2i1.109

Authors

  • Gilang Fadhilia Arvianti Universitas Tidar
  • Arum Nisma Wulanjani Universitas Tidar
  • Rolisda Yoshinta Universitas Tidar

Keywords:

Jiwa Smart, Literasi Digital, Sumber Digital

Abstract

Di era Covid-19 yang mengharuskan pembelajaran dilakukan dari rumah, berimbas pada tidak dilakukannya lagi kegiatan 15 menit program literasi sebelum pembelajaran di sekolah. Pembelajaran jarak jauh membuat guru harus memiliki kemampuan dan kreativitas dalam upaya meningkatkan minat baca siswa didiknya sehingga jiwa solidaritas, mandiri, antirasisme, dan toleransi (Smart) dapat terpupuk. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membekali guru-guru di dua sekolah negeri di seputar Magelang agar para guru memiliki kemampuan, keterampilan, dan kreativitas dalam meningkatkan minat baca siswa dengan cara menarik dan interaktif. Metode yang digunakan tidak hanya metode konvensional, namun juga metode pemanfaatan teknologi. Program pelatihan dilakukan secara interaktif melalui daring, meliputi sesi ceramah, demonstrasi, dan pengaplikasian metode-metode menarik sebagai tindak lanjut dari kegiatan literasi yang dilakukan oleh siswa, seperti penggunaan literacycloud.org. Hasil kegiatan PKM ini yaitu meningkatnya kemampuan guru dalam menggunakan sumber-sumber digital pada kegiatan literasi serta adanya peningkatan minat baca siswa dan terpupuknya jiwa solidaritas, mandiri, antirasisme, dan toleransi dengan adanya kegiatan literasi yang memiliki kegiatan lanjutan yang menarik.

References

Bawden, D. (2001). Information and digital literacy: a review of concepts. Journal of Documentation, 57(2),218-259.

Djamarah, B.S. (2005). Guru dan anak didik dalam interaksi edukatif. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Gilster, P. (1997). Digital literacy. New York; Wiley.

Martin, A. (2006). Literacies for age digital age. Dalam Martin & D.Madigan (eds). Digital literacies forlearning. London: Facet.

Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD). (2013). PISA 2012 Assesment and Analytical Framework. Paris: PISA, OECD Publishing.

Sugiyono, P. D. (2010). Metode penelitian pendidikan (pendidikan kuantitatif, kualitatif, dan R&D).

Progress in International Reading Literacy Study (PIRLS) - Index. (2011). Diakses pada 22 Mei 2021 dari https://nces.ed.gov/surveys/pirls/

Tempo. (2017, 28 April). Gerakan Literasi Sekolah Wujudkan Nawa Cita. Diakses pada 3 Oktober 2017 dari https://nasional.tempo.co/read/870509/gerakan-literasi-sekolah-wujudkan-nawa-cita.

Published

2022-04-30

Issue

Section

Articles